Langsung ke konten utama

Tujuh Prioritas


Tubuh manusia mempunyai 5 organ vital, yakni: otak, jantung, paru-paru, hati, dan ginjal. Kelima organ vital ini merupakan penentu utama berlangsungnya kehidupan seseorang. Kerusakan atau disfungsi salah satu dari kelima organ vital tersebut sangat berbahaya bagi tubuh, bahkan dapat mengakibatkan kematian. Oleh sebab itu, setiap orang berusaha untuk memperhatikan dengan serius kesehatan organ-organ vitalnya. Upaya untuk menjaga kesehatan pertama-tama berfokus pada organ-organ vital itu, kemudian barulah organ-organ tubuh lainnya.

Dalam menjalani kehidupan ini juga, ada aspek-aspek vital yang seharusnya menjadi prioritas utama untuk dipenuhi. Sisanya hanyalah hal-hal tambahan yang tidak terlalu menjadi penentu kehidupan ini. Apa saja aspek-aspek vital itu? Ada tujuh hal. Pertama, pekerjaan. Setiap orang harus bekerja, kecuali anak-anak yang belum kuat otot dan otaknya dan semua orang cacat maupun sakit yang tidak bisa bekerja. Selain mereka, kita semua harus bekerja. Sebagian besar orang bekerja untuk memperoleh uang demi memenuhi kebutuhan-kebutuhan lain dalam hidupnya karena banyak kebutuhan manusia yang hanya bisa diperoleh dengan uang. Mungkin, itu tujuan utama bekerja, yaitu memperoleh uang secukupnya supaya dengan uang itu ia bisa memenuhi kebutuhan-kebutuhan untuk kelangsungan hidupnya. Jadi, bekerja adalah keharusan bagi siapapun di dunia ini selain mereka yang dikecualikan di atas. Mereka yang dikecualikan itu merupakan tanggung jawab kita untuk memenuhi kebutuhan mereka. 

Kedua, makanan dan minuman. Orang tentu tidak bisa bertahan hidup di atas bumi ini tampa makan dan minum. Saya yakin hal ini tidak bisa disangkal. Barangkali ada sebagian orang yang bisa tidak makan dan minum selama sehari atau dua sampai tiga hari, tapi tidak ada seorangpun yang tidak akan mati kalau setiap hari tidak makan dan minum. Seseorang hanya bisa hidup kalau ada suplai makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuhnya. Oleh karena itu, makanan dan minuman harus menjadi prioritas yang pertama untuk didapatkan setiap hari. Diharapkan juga bahwa makanan dan minuman yang dikonsumsi merupakan makanan yang menyehatkan, tidak hanya mengenyangkan.

Ketiga, tempat tinggal yang layak. Lazimnya tempat tinggal yang layak adalah rumah, kecuali pada zaman prasejarah atau zaman manusia purba, gua-gua atau pohon-pohon besar juga menjadi tempat tinggal yang layak. Rumah pada dasarnya menjadi tempat untuk melindungi manusia dari panas, hujan, dingin, dan ancaman musuh. Fungsi dasar tersebut sangat menentukan kelangsungan hidup manusia. Manusia tidak bisa bertahan hidup tanpa rumah yang layak. Maka usaha setiap orang juga harus berprioritas pada pembuatan rumah dan perawatannya. Tidak terlalu penting rumah mewah dengan kelimpahan isi di dalamnya, asalkan rumah tersebut bisa nyaman ditempati. 

Keempat, pakaian. Pakaian juga menjadi aspek vital kehidupan manusia. Fungsi utama pakaian adalah untuk menutupi tubuh dari panas dan dingin supaya tidak mengganggu kesehatan tubuh manusia. Ada juga fungsi moralnya yaitu supaya tidak memperlihatkan aurat di sembarang tempat dan kepada semua orang. Sekarang banyak orang tidak asal mempunyai pakaian. Mereka membeli pakaian yang nyaman dipakai, menarik dilihat, dan juga bermerek terkenal. Bagi saya, ini fungsi tambahan dari pakaian yang boleh diperhitungkan tapi boleh juga diabaikan. Yang paling penting adalah pakaian sangat dibutuhkan untuk fungsi perlindungan tubuh di atas supaya tubuh manusia tetap sehat dan dengan demikian seseorang tetap hidup. Pakaian harus menjadi prioritas kepemilikan kita. Bukan soal jumlahnya banyak, tapi cukup dan aman untuk dipakai setiap hari.

Kelima, belajar. Aristoteles menegaskan bahwa manusia adalah binatang berakal budi. Jadi, kendatipun kita di satu sisi mempunyai kesamaan dengan binatang pada umumnya, kita juga berbeda dengan mereka karena akal budi yang kita miliki. Sebagai makhluk berakal budi, kita perlu melatih dan mengasah akal budi kita melalui belajar. Belajar bisa di rumah, di sekolah, dan di mana saja. Belajar bisa dari omongan orang, tulisan-tulisan, dari guru di sekolah, dari youtube, dll. Apa yang dipelajari meliputi semua aspek semesta ini. Kita mempelajari semua hal yang penting untuk kehidupan kita. Belajar untuk menjadi manusia merdeka, yaitu menjadi manusia yang terbebas dari deraan penderitaan dalam segala situasi hidup yang dialaminya.

Keenam, kesehatan. Kesehatan mesti juga menjadi prioritas dari kebutuhan manusia. Untuk sehat, perlu pencegahan dan pengobatan. Pencegahan melalui berbagi cara misalnya berpikir positif, makan makanan sehat, berolah raga, menjaga kebersihan, dll. Kemudian, jika memang sakit tak bisa dihalangi kehadirannya maka perlu pengobatan dengan berbagai cara misalnya berobat ke dokter, ke tukang urut, dll. Kesehatan merupakan unsur vital yang perlu menjadi prioritas utama dalam pemenuhan kebutuhan manusia supaya ia bisa tetap hidup. Hanya orang sehat yang bisa yakin hidupnya masih lama, sedangkan orang yang sakit menjadi tanda kuat kematian yang dekat. Benar bahwa kematian bisa juga diakibatkan oleh faktor lain yang diluar kendali kita, tapi setidaknya kita berusa untuk mempertahankan hidup kita dengan membiasakan pola hidup sehat.

Ketujuh, bersosial. Bersosial adalah ciri alamiah manusia. Ia tidak bisa mengingkari itu. Sejak lahir, ia sudah masuk ke dalam kelompok sosial terkecil yaitu keluarga. Kemudian ia keluar ke dalam masyarakat, negara, dan dunia. Bersosial mempunyai manfaat yang sangat besar untuk kehidupan seseorang. Orang bisa memenuhi banyak kebutuhan-kebutuhannya dalam kebersamaan dengan orang lain maupun dengan seluruh alam semesta ini. Bersosial bisa dilakukan dengan langsung atau melalui media sosial. Lebih bagus secara langsung, tapi tidak menutup kemungkinan di zaman sekarang untuk bersosial melalui media sosial. Orang yang tidak bersosial tidak akan bisa bertahan hidup. Orang yang mau hidup, harus bersosial.

Demikianlah tujuh aspek vital yang perlu menjadi prioritas pemenuhan kebutuhan manusia. Yang lainnya menjadi tambahan yang bisa dipenuhi, bisa juga tidak. Prioritas pada kebutuhan yang vital dapat membuat hidup yang berat ini terasa lebih ringan. 


Komentar