Langsung ke konten utama

Senyum: Cara Berdamai Tanpa Kata, Cara Berdamai Tanpa Harta

 

Dalam relasi dengan orang lain, kerapkali terjadi konflik karena suatu hal. Dalam keluarga misalnya suami berkonflik dengan istrinya karena istrinya ketahuan berselingkuh dengan pria lain. Dalam masyarakat juga misalnya seseorang berkonflik dengan orang lain karena ayamnya dicuri orang lain tersebut. Bahkan ada konflik yang lebih luas antara satu negara dengan negara lain. Macam-macam sebab yang mengakibatkan terjadinya konflik dalam hubungan bersama.

Biasanya orang tidak mudah bertahan dalam situasi konflik. Orang merindukan perdamaian. Orang mau berdamai lagi dengan orang yang telah berkonflik dengannya. Akan tetapi, kerinduan untuk berdamai tidak cukup mudah diwujudkan dengan perbuatan. Untuk berbicara mengucapkan permintaan maaf terasa sangat sulit. Timbul gengsi karena menganggap diri benar. Ada rasa malu untuk meminta maaf terlebih dahulu. Ada rasa khawatir apakah keinginannya untuk berdamai diterima oleh orang yang berkonflik dengannya itu.

Satu cara mudah dan sederhana yang bisa dibuat oleh siapapun untuk berdamai yaitu dengan memberikan senyum. Tentu bukan senyum sinis tapi senyum tulus yang tercipta dari keinginan untuk berdamai. Senyum yang demikian niscaya akan melahirkan perdamaian dengan orang yang berkonflik. Senyum itu mengalirkan damai bagi orang yang melihatnya. Senyum seperti itu berdaya mengubah hati yang marah menjadi hati yang mau bersatu kembali.

Senyum itu cara berdamai tanpa kata. Senyum itu cara berdamai tanpa harta. Senyum itu cara berdamai yang langsung sampai ke hati. Senyum itu tidak susah dicari di luar diri. Senyum itu bawaan yang alami. Senyum itu dorongan dari dalam tanpa paksaan. Senyum itu tidak butuh banyak waktu untuk melakukannya. Senyum itu ekspresi sesaat yang berdaya lama. Karena itu, tersenyumlah untuk damaimu dan damainya.


Komentar